Pathway patofisiologi obesitas

Curr Med Chemist ; Pathway patofisiologi obesitas bisa menyebabkan berbagai masalah ortopedik, termasuk nyeri punggung bawah dan memperburuk osteoartritis terutama di daerah pinggul, lutut dan pergelangan kaki.

Peningkatan kadar insulin berkaitan dengan retensi garam dan air yang meningkatkan volum darah. Pada anak-anak tidak gemuk, besar sel lemak menurun setelah umur satu tahun, dan akan tetap hipertrofi pada anak-anak yang obes. Sebaliknya kekurangan makan akan meningkatkan produksi NPY oleh hipothalamus.

Williams Textbook of Endocrinology, 12 th ed. Obesitas berat: Kesenangan makan pathway patofisiologi obesitas hari, ada hubungannya dengan stres psikologik Makan yang selalu disediakan sebagai menghilangkan rasa bosan, sendiri, atau cemas.

Faktor lingkungan disini berkaitan dengan 2 faktor utama kegemukan obesitas dan kurang aktivitas fisik. Jaringan lemak coklat mempunyai peranan dalam thermogenesis adaptif, dimana kapasitas thermogeniknya mungkin terjadi melalui ekspresi dari uncoupled protein-1 UCP-1 yang melakukan fosforilasi oksidatif dari transpor elektron melalui rantai respirasi mitokondria.

Risiko diabetes juga meningkat dengan meningkatnya berat badan selama masa remaja. Studi genetik terbaru telah pula mengidentifikasi adanya mutasi gen yang mendasari obesitas.

Obesitas menyebabkan saluran napas yang menyempit yang selanjutnya menyebabkan henti napas sesaat sewaktu tidur dan mendengkur berat.

Simpulan Obesitas merupakan kelainan metabolisme yang kompleks dan bersifat multifaktorial, memberikan dampak negatif bagi kesehatan karena berbagai komplikasi yang diakibatkannya.

Dalam masyarakat, mereka yang berkelompok risiko DM: Di Provinsi Punjab India, prevalensi BB berlebih dan obesitas lebih tinggi pada wanita perkotaan dibandingkan wanita pedesaan. Diantara laki-laki dan wanita umur 35 sampai 60 tahun, risiko diabetes 3 kali lebih besar pada kelompok yang mengalami penambahan berat badan seberat 5 sampai 10 kg sejak mereka berusia 18 sampai 20 tahun, dibandingkan dengan mereka yang hanya mengalami penambahan berat badan tidak lebih dari 2 kg.

patofisiologi obesitas

Hiperglikemia menyebabkan kadar gula dalam keringat meningkat, keringat menguap, gula tertimbun di dalam kulit dan menyebabkan iritasi dan gatal — gatal. Penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma dan di dalam dinding dada bisa menekan paru — paru, sehingga timbul gangguan pernafasan dan sesak nafas, meskipun penderita hanya melakukan aktivitas yang ringan.

Penyakit Tromboemboli dan Serebrovaskular Risiko terjadinya stroke iskemik fatal dan non fatal 2 kali lebih tinggi pada individu obes dibandingkan individu kurus dan akan meningkat secara progresif dengan pertambahan IMT.

Dan apabila ambang ginjal dilalui timbullah glukosuria yang menybebkan peningkatan volume urine, rasa haus tersimulasi dan pasien akan minum air dalam jumlah yang banyak polidipsi karena glukosa hilang bersama urine, maka terjadi ekhilangan kalori dan starvasi seeluler, slera makan dan orang menjadi sering makan polifagi.

Morbid obesity memperberat beban pada sendi-sendi. Semoga Bermanfaat. Pasien biasanya tidak pelu tambahan suntikan insulin dalam pengobatannya, tetapi memerlukan obat yang bekerja untuk memperbaiki fungsi insulin itu, memlin erlikan glukosa, memperbaiki pengolahan gula di hat, dan lain-lain.

Penelitian dalam fisiologi dan patofisiologi obesitas diharapkan dapat membuka peluang pengembangan strategi pencegahan dan penatalaksanaan terhadap obesitas.

Penambahan jaringan lemak meningkatkan aliran darah. NPY merangsang asupan makan dan menurunkan aliran simfatis dan melalui jalur ini akan mengurangi pengeluaran energi. Dengan Rumus: Sekresinya bersifat pulsatif dan berhubungan terbalik dengan kadar hidrokortison. Dalam the Nurses Health Study, risiko infark miokard fatal dan non fatal lebih besar pada wanita yang mempunyai IMT yang terendah tapi dengan rasio lingkar perut-paha yang paling tinggi dibandingkan dengan wanita dengan IMT tertinggi namun dengan rasio lingkar perut-paha terendah.

Akibat hiperglikemia terjadi penumpukan glukosa dalam sel yang yang merusak kapiler dan menyebabkan peningkaatan sarbitol yang akan menyebabkann gangguan fungsi endotel. Pada penderita sering ditemukan gejala gangguan emosi yang mungkin merupakan penyebab atau keadaan dari obesitas. Cholecystokinin didalam sirkulasi tidak dapat menembus sawar otak, namun peptida yang sama disintesis didalam otak, bekerja pada reseptor CCK-B dan berfungsi sebagai faktor rasa kenyang satiety factor.

Patofisiologi Dan Pathway Diabetes Mellitus (DM) Doc

Obesitas merupakan permasalahan kesehatan global. Penghambatan fosfodiesterase oleh kafein dan teofilin menaikkan potensi hormon untuk merangsang lipolitis Tiroksin dan kortisol mempunyai efek lipolisis.

Dada dan payudara membesar, bentuk payudara mirip dengan payudara yang telah tumbuh pada anak pria keadaan demikian menimbulkan perasaan yang kurang menyenangkan. Diabetes Obesitas merupakan penyebab utama DM, Lemak berlebih menyebabkan resistensi insulin, dan hiperglikemia berpengaruh negatif terhadap kesehatan.

Nutrition Journal ;3: Klasifikasi berat badan dihubungkan dengan risiko ko-morbiditas berdasarkan lingkar pinggang untuk populasi penduduk Asia. NPY juga merangsang simpanan dan sintesis lemak melalui rangsangan terhadap enzim lipoprotein lipase didalam jaringan adiposa.

Kebanyakan obes pada dewasa karena adanya pertambahan jumlah sel lemak, sedangkan pada obes yang tidak berat, karena hipertrofi sel lemak. Prevalensi obesitas Prevalensi obesitas diseluruh dunia meningkat tajam dalam beberapa dekade terakhir.

Patofisiologi pada obesitas Makanan yang adekuat, yang di sertai dengan ketidak seimbangan antara intake dan out put yang keluar — masuk dalam tubuh akan menyebabkan akumulasi timbunan lemak pada jaringan adiposa khususnya jaringan subkutan.

Hipertensi terjadi sebagai respon peningkatan cardiac output atau peningkatan tekanan perifer.patofisiologi obesitas Obesitas adalah deposisi lemak yang berlebih di dalam jaringan lemak sebagai akibat dari makan yang banyak melebihi keperluan pemakaian energi.

Tiap 9,3 kalori energi berlebih masuk ke dalam badan menimbulkan 1 gram lemak yang disimpanAuthor: elbfrollein.com Patofisiologi pada obesitas Makanan yang adekuat, yang di sertai dengan ketidak seimbangan antara intake dan out put yang keluar – masuk dalam tubuh akan menyebabkan akumulasi timbunan lemak pada jaringan adiposa khususnya jaringan subkutan.

Pathway, Patofisiologi, Pathophysiology, Pathways, Pathway Askep Diabetes Mellitus (DM) Type 2 disebut juga NIDDM (Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus) yang artinya diabetes yang tidak tergantung pada insulin. Scribd is the world's largest social reading and publishing site.

· Patofisiologi pada obesitas Makanan yang adekuat, yang di sertai dengan ketidak seimbangan antara intake dan out put yang keluar – masuk dalam tubuh akan menyebabkan akumulasi timbunan lemak pada jaringan adiposa khususnya jaringan subkutan. Patofisiologi Obesitas Secara umum obesitas dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan kalori, yang diakibatkan asupan energy yang jauh melebihi kebutuhan tubuh.

Pada bayi (infant), penumpukan lemak terjadi akibat pemberian makanan pendamping ASI yang terlalu dini, terutama apabila makanan tersebut memiliki kandungan karbohidrat, lemak, dan protein yang tinggi.

Pathway patofisiologi obesitas
Rated 5/5 based on 66 review